efek semut

Selasa, 25 Desember 2012

Yesus dalam Kitab Wahyu Sebagai Alfa dan Omega, Yang Awal dan Akhir

Yesus dalam Kitab Wahyu Sebagai Alfa dan Omega, Yang Awal dan Akhir

by Rita Elisabeth on Wednesday, December 26, 2012 at 11:15am ·


Tema dari Kitab Wahyu : Perjuangan dan penyelesaian

Kitab Wahyu ditulis oleh Yohanes (murid yang dikasihi oleh Yesus)  pada tahun 90 -96 Masehi di Pulau Patmos.
Pulau Patmos adalah suatu pulau yang terletak 80 KM sebelah barat daya Kota Efesus.
Kitab Wahyu adalah kitab terakhir dari Perjanjian Baru yang paling luar biasa, karena merupaka suatu penyingkapan dari suatu nubuat dan gabungan dari 7 surat.



Inti Pengajaran Kitab Wahyu :

1. Pasal 1, pengajaran tentang apa yang telah di lihat oleh Yohanes.
    Berbicara mengenai rahasia ketujuh bintang dan ketujuh kaki dian emas.

2. Pasal 2-3, Pengajaran tentang apa yang terjadi sekarang.
    Berisi pesan yang menggambarkan keadaan jemaat Kristen saat ini di seluruh dunia.

3. Pasal 4-22, Pengajaran tentang apa yang terjadi di masa depan.
    Berbicara tentang janji kedatangan Yesus yang kedua kali,  siksaan besar bagi dunia , setelah itu Yesus datang
    untuk mendirikan kerajaan seribu tahun, dan iblis serta pengikutnya dihancurkan.




(Oleh Ps. Yusak, HadiSiswantoto, 17 Agustus 2012 )

Yesus dalam Kitab Yudas sebagai Tuhan yang akan datang dengan beribu-ribu orang KudusNya


by Rita Elisabeth on Saturday, September 8, 2012 at 3:13pm ·




Tema dari  Kitab Yudas : Berjuang untuk mempertahankan iman

Kitab Yudas ditulis oleh Yudas, pada tahun 70 - 80 Masehi.


Yudas adalah saudara Yakobus berarti saudara tiri Tuhan Yesus. Surat Yudas hanya terdiri dari 1 pasal , dan ditulis dengan tegas untuk menentang guru palsu yang memutarbalikkan Kasih Karunia Allah. Yudas melukiskan guru palsu yang tak berprinsip ini sebagai orang-orang fasik dan sebagai orang tanpa Roh Kudus (Yudas 1:9). Surat ini juga berisi berkat perjanjian baru yang paling agung.



Inti Pengajaran dari Kitab Yudas:


1. Ayat 1-4, Tentang Salam dan tujuan
     Berisi doa untuk pertumbuhan rohani jemaat agar tetap teguh mempertahankan iman.

2. Ayat 5-16, Tentang pengajaran mengenai guru palsu
    Ajaran guru palsu harus ditolak karena menyalah gunakan Kasih Karunia, tetap hidup didalam
    dosa dan menyangkal Tuhan Yesus. Sifat-sifat guru palsu dapat kita samakan dengan Kain, Bileam dan Korah.

3. Ayat 17-23, Tentang cara yang digunakan menghadapi guru palsu.
     - Mengikuti ajaran firman
     - Iman harus kuat (berdoa dalam Roh Kudus)
     - Menunjukkan belas kasihan, memiliki Roh takut pada Allah.

4. Ayat 24-25, Penutup
    Dasar dan kemenangan akhir dari setiap kita  adalah bahwa Yesus adalah kekuatan kita.


 ( Oleh Ps. Max Victory, 16 Agustus 2012 ) 

Yesus dalam Kitab Surat Petrus sebagai Gembala yang Agung

Yesus dalam Kitab Surat Petrus sebagai Gembala yang Agung

by Rita Elisabeth on Monday, September 3, 2012 at 1:24pm ·



Tema  dari Kitab Surat  I Petrus   : Menderita Bagi Kristus
Tema dari Kitab Surat II Petrus    : Kebenaran sejati lawan guru-guru palsu

Kitab Surat Petrus di tulis oleh Petrus pada tahun 60 - 63 Masehi (Surat I Petrus) dan tahun 66 - 68 Masehi (Surat II Petrus) , dengan bantuan Silas (Silwanus) sebagai juru tulisnya.




Inti Pengajaran dari Kitab Surat Petrus :

1. Surat I Petrus
    - Pasal 1-2, Tentang pengharapan di dalam Yesus
    - Pasal 2   , Hidup sebagai Musafir,  memuliakan Allah di dalam segala sesuatu
      Tujuan hidup kita adalah mempermuliakan Tuhan supaya satu hari kelak saat Yesus datang kita diangkat
       bersama-sama Dia dan menikmati kerajaan Sorga.
    - Pasal 3-5, Tentang api siksaan yaitu kesusahan besar yang datang pada orang percaya sebagai ujian iman pada
       masa antikrist.( I Petrus 5:7)

2. Surat II Petrus
    - Pasal 1, tentang kuasa Allah tersedia bagi setiap orang yang bertubuh di dalam iman.
    - Pasal 2, Peringatan agar sadar akan adanya penghalang dari guru-guru palsu.
    - Pasal 3, Tentang melawan pengejek yang berusaha menghancurkan pengharapan kita.

Ada 3 kebenaran jaminan orang yang percaya:

1. Dipelihara dan dilindungi dari kuasa si jahat, 2 tim 4:18
    Kita harus yakin bahwa Roh yang ada dalam kita lebih besar dari roh yang ada di dunia ini.

2. Allah melindungi dengan kasih karuniayang diberikan kepada kita dengan iman ( Roma 10:10)

3. Sasaran pokok perlindungan Allah adalah Keselamatan (I Petrus 1:4-9)

                                           ( Oleh Ps. Han-han , 14 Agustus 2012

Yesus dalam Kitab Surat Yakobus sebagai Dokter yang Agung






Tema dari Kitab Surat Yakobus : Iman yang berhasil guna

Kitab Surat Yakobus ditulis oleh Yakobus . pada tahun 45 -49 Masehi. Yakobus adalah saudara tiri Tuhan Yesus dan pemimpin jemaat di Yerusalem.
 Kitab ini ditulis untuk memberi nasehat dan penghiburan kepada orang-orang Kristen yang mengalami pencobaan, kesusahan dan penganiayaan karena iman Kristen dan mengajarkan cara untuk menghadapi pencobaan. Yakobus juga memberi amanat bahwa iman Kristen sesungguhnya wajib dinyatakan dalam perbuatan baik artinya kita harus menyatakan iman kita melalui perbuatan .



Inti Pengajaran Kitab Surat Yakobus :

1. Pasal 1, Pengajaran tentang menghadapi pencobaan dengan iman.

2. Pasal 1-5, pengajaran tentang jalan terbaik menghadapi cobaan .
    Dikatakan ada 3 cara terbaik untuk menghadapi cobaan yaitu :
    - Cepat untuk mendengar (Yak 1:19), artinya menjadi pelaku firman bukan hanya pendengar saja (Yak 1:22) 

    - Lambat untuk berkata-kata(Yak 1:19), artinya kendalikan lah lidahmu, karena walaupun lidah suatu anggota kecil dari
      tubuh , namun dapat memegahkan perkara-perkara besar (Yak  3:5).

    - Lambat untuk marah (Yak 1:19), artinya amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan allah (Yak 1:20)
      bahkan akan membawa pada kejahatan

 3. Pasal 5, Pengajaran untuk bersabar karena Hakim yang adil akan segera datang.
    Untuk berjaga-jaga menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua maka kita harus dapat bersabar di umpakan :
    - Petani yang sabar menanti hasil panennya
    - Nabi-nabi yang tetap bersabar dalam penderitaan
    - Ayub yang sabar, tekun, setia walaupun menderita

Yesus dalam Kitab Surat Ibrani sebagai Darah Perjanjian yang Kekal


 ·






Tema dari Kitab Surat  Ibrani : Perjanjian yang lebih baik

Kitab ditulis tahun 64 - 68 Masehi, penulis nya tidak di ketahui.
Kitab ini ditulis untuk menguatkan iman Kristen bagi orang-orang yang sudah mulai mundur dari imannya yag disebabkan oleh penganiayaan dari orang-orang  yang bukan Kristen.


Inti Pengajaran dari Kitab surat Ibrani :

1. Pasal 1-6, Pengajaran tentang Yesus yang memiliki kedudukan tertinggi.
    Dijelaskan bahwa semua yang mau kita ketahui tentang Allah dapat kita ketahui melalui Tuhan Yesus , karena Ia
    adalah Cahaya Kemuliaan Allah, penyuci dosa. Ia adalah Pencipta dan juga lebih tinggi dari Malaikat.

2. Pasal 6-10, Tentang Yesus sebagai Imam Besar yang Paling Berkuasa.
    Dijelaskan bahwa Yesus adalah satu-satu nya jalan menuju kepada Bapa, karena Ia telah membebaskan orang
    percaya dari cengkraman iblis dan maut serta ketakutan dari hukuman dosa.

3. Pasal 10-13, pengajaran yang berupa nasehat bagi orang-orang Kristen.
    Dijelaskan bahwa Bapa-bapa beriman menerima apa yang di janjikan Allah kepada mereka. Kita juga mempunyai
    pengharapan iman yang pasti di dalam Yesus dan jaminan masa yang akan datang dan sekarang untuk itu jangan
    pernah undur dari imanmu , tetaplah setia pada Yesus.

Yesus dalam Kitab Filemon sebagai Sahabat yang lebih karib dari saudara

Yesus dalam Kitab Filemon sebagai Sahabat yang lebih karib dari saudara.

by Rita Elisabeth on Saturday, September 1, 2012 at 2:55pm ·




Tema dari Kitab Filemon : Perdamaian.

Kitab Filemon ditulis oleh Rasul Paulus  pada tahun 61 Masehi di Roma, dan hanya terdiri dari satu pasal.

Kitab Filemon ini berbicara mengenai surat Paulus kepada Filemon (salah seorang petobat yang telah dilayani Paulus dan seorang ningrat ) untuk menerima kembali Onesimus (Seorang budak Filemon yang lari dari pada nya karena mencuri uang) bukan sebagai seorang budak lagi tetapi sebagai seorang saudara yang dikasihi dalam Tuhan , sama seperti sikap yang diperlihatkan nya dalam menerima Paulus (Filemon 1:16-17).
Luar biasa , Filemon pada awalnya tidak setuju tapi karena dia mau taat pada hamba Tuhan akhhirnya dia dapat melakukannya, bagaimana dengan kita saudara apakah kita mampu melakukan apa yang diperbuat Filemon?

Inti Pengajaran Kitab Filemon :

Rasul Paulus mau mengajarkan kita tentang cara hidup orang Kristen dalam menghadapi orang yang bersalah dan telah merugikan kita serta mau bertobat

Yesus dalam kitab Titus sebagai Pastor yang setia

Yesus dalam kitab Titus sebagai Pastor yang setia

by Rita Elisabeth on Saturday, September 1, 2012 at 10:06am ·





Tema dari Kitab titus : Ajaran yang benar dan kebajikan

Kitab Titus ditulis oleh Rasul Paulus pada tahun 65 - 66 Masehi.

Titus adalah saudara dari Lukas yang menulis Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul, hubungannya dengan Paulus sangat dekat karena di adalah anak rohani Paulus serta teman sekerja Paulus yang bertugas di Pulau Kreta.
Kitab Titus disebut juga surat penggembalaan  karena surat ini langsung kepada pribadi Titus yang membahas masalah yang berkaitan dengan peraturan gereja dan pelayanannya.

Inti Pengajaran dari Kitab Titus :

1. Pasal 1, Tentang persyaratan pengerja gereja
    Para pemimpin dan pengerja gereja harus mengikuti syarat tidak bercacat cela dan tetap setia kepada Firman Tuhan (Titus 1:6-9).

2. Pasal 2-3, Tentang Kewajiban orang-orang Kristen.
    Paulus mengajar bahwa lelaki yang lebih tua harus mengajar yang lebih muda untuk meninggalkan ambisi-ambisi yang jahat dan keinginan duniawi untuk
    hidup memuliakan Allah sambil menantikan juru selamat kita Yesus Kristus.