efek semut

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 April 2013

Apakah Alkitab adalah Firman Allah?


Banyak orang Kristen tidak tahu bahwa Alkitab itu Firman Allah, mereka tahu nya Alkitab adalah kitab suci yang berisi Firman Allah.
Memang Alkitab artinya kitab atau buku , berasal dari bahasa Arab. Tahukah anda berapa jumlah kitab, pasal dan ayat dari PL dan PB ? Saya coba menuliskan sebagai berikut :
PL : 39 Kitab, (929 pasal dan 23.145 ayat)
PB : 27 Kitab  (260 pasal dan 7.957 ayat )

Jadi total keseluruhan isi  Alkitab : 66 Kitab ( 1189 pasal dan 31.102 ayat)

Meski dalam sejarah perkembangan dikemudian hari penulisan Alkitab mengalami tantangan, oleh karena keadaan dan kondisi politik, bahkan perbedaan pandangan yang terjadi diantara para ahli Alkitab, namun terbukti bahwa Alkitab adalah buku yang mengilhamimanusia berdosa untuk mengenal, dan memahami jalan dan tujuan Allah bagi kehidupan kita.
 Mari kita simak
* Pandangan Yesus Kristus terhadap Perjanjian Lama
   - Yesus menggunakan PL sebagai sumber pengajaran-Nya (Mat. 5:19
   - Ia mendasarkan pengajaran-Nya pada PL mis. dengan mengatakan "ada tertulis" dan menyebutkan
      kitab Taurat (Mat. 4:7)
   - Ia menyatakan bahwa nubuatan-nubuatan PL digenapi di PB didalam diri-Nya (Mat. 5:17)
   - Ia menunjukkan bahwa PL itu historis, diinspirasikan dan kitab yang otentik (Mat. 12:39)

* Hubungan Yesus Kristus dengan PL
   - Semua kitab di PB bertemakan tentang Yesus Kristus sebab semua penulis kitab PB memiliki
      hubungan dengan-Nya
   - Tanpa Kristus tidak ada kitab-kitab PB
* Kesimpulan :
   - Alkitab terdiri dari PL dan PB adalah firman Allah., Lukas 24:44-45 jelas dikatakan bahwa Ini
      adalah perkataan Yesus sendiri yang harus digenapi semua yang tertulis tentang Dia dalam kitab
      Taurat Musa dan nabi-nabi
   - Jadi jelas bahwa Alkitab bukan berisi Firman Allah tetapi Dia lah firman itu.
   - Alkitab ditulis oleh manusia yang diilhami oleh Roh Kudus.
   - Alkitab adalah Inspirasi Allah murni karya Allah  untuk mengungkapkan tentang Tuhan dengan
      tuntunan Roh Kudus (2 Tim 3:16).


Selasa, 05 Februari 2013

Yesus Mengetuk Pintu Hati kita







Holman Hunt adalah pelukis sebuah gambar Kristus yang sedang berdiri dan mengetuk pintu sebuah rumah. Setelah karyanya selesai, Hunt memanggil rekan-rekannya yang lain dan meminta mereka untuk mengamati dengan kritis, melihat apakah ada kesalahan dalam gambar itu. Mereka memandang dengan teliti lukisan itu tapi tak seorang pun bisa menemukan kesalahan dalam gambar itu. Justru mereka merasa kagum.


Akan tetapi, tiba-tiba seorang rekannya yang baru saja datang langsung bisa menemukan kesalahan terbesar yang dilakukan oleh Hunt di lukisan “Yesus Ketuk Pintu” itu, katanya begini ,
Pak Hunt, saya melihat kesalahan mendasar dalam gambar itu adalah Anda lupa melukis gagang pembuka pintu atau kunci di pintu itu!”

Hunt pun menjawab:

Umumnya pintu rumah dari masyarakat Yahudi pada masa itu modelnya tidak memiliki gagang pintu  bukannya model saja tetapi  mempunyai maksud ternyata .Artinya seorang pun tidak dapat masuk kedalam rumah jika yang empunya rumah tidak membukanya dari dalam . Demikianlah dengan Tuhan Yesus ,selalu memberikan kebebasan pada kita untuk menentukan , pada saat Dia mengetuk apakah kita mau menerimaNya atau bahkan tidak mau mendengar ketukan itu .  Semua nya tergantung pilihan dan keputusan kita.


Sebuah illustrasi dibawah ini, mari kita simak bersama :
Edward VII adalah seorang raja yang berkuasa di Inggris pada tahun 1901 sampai tahun 1910. Suatu kali di sore hari, dia dan istrinya meluangkan waktu untuk berjalanjalan. Tiba-tiba istrinya terpeleset dan kakinya pun terkilir. Istrinya berusaha berjalan, tetapi tidak bisa. Raja Edward pun memberikan bahunya untuk digelayuti istrinya. Dengan sangat berat, mereka berjalan hingga tiba di sebuah rumah sederhana. Raja Edward mengetuk pintu rumah itu. Siapa di sana? datang pertanyaan dari dalam rumah. Ini Edward. Ini raja. Biarkan saya masuk. Orang itu berteriak dari dalam rumah, Cukup kelakarmu itu. Pergilah! Raja Edward tidak terbiasa mendengarkan kalimat dengan bahasa sekasar itu. Dia pun shock dibuatnya. Dia mencoba mengetuk pintu
untuk kedua kalinya. Lagi-lagi terdengar suara cukup keras dari dalam rumah, Apa yang kamu inginkan? Raja Edward menjawab, Saya katakan kepadamu bahwa saya raja! Ini Edward, rajamu. Biarkan saya masuk. Dengan marah orang yang ada di dalam rumah itu berteriak ini dan itu. Dia membuka sedikit pintu hanya untuk melihat apakah orang yang di
luar itu benar-benar raja atau bukan. Dengan meminta maaf yang sebesar-besarnya, orang itu mempersilahkan raja dan istrinya masuk rumahnya. Dia pun mencari bantuan untuk menolong sang ratu. Beberapa tahun kemudian, ketika dia sudah terlalu tua untuk bekerja,
dia hanya bisa berkunjung ke tetangga-tetangga. Dia pun bercerita tentang pengalaman hidupnya. Tetapi, kepada siapa pun dia bercerita, dia selalu mengakhiri dengan perkataan, "Saya hampir tidak mempersilahkan dia masuk.", sambil tersenyum puas.
Sebagaimana Raja Edward yang mengetuk pintu rumah itu, begitu pun dengan Yesus pun dengan penuh kesabaran  mengetuk pintu hati kita . Tidak hanya sekali dua kali Yesus mengetuk, tetapi berkali-kali. Lihat, dalam Wahyu 3:20 dikatakan Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.\" Banyak orang yang berhenti pada titik keraguan apakah Yesus itu Raja atau bukan. Sayang, mereka tidak mau membuka pintu hatinya, sehingga Yesus tetap berada di luar. Mungkin Anda adalah orang yang membuka sedikit pintu hati untuk Yesus. Tidak mengapa, tetapi harus dilanjutkan untuk mempersilahkan Yesus masuk di dalam hati Anda. Tidak sedikit juga orang yang mengaku Kristen tetapi membiarkan Yesus tetap berada di luar hidupnya. Yesus tidak dipersilahkan untuk menduduki
hatinya. Yesus tidak dipersilahkan untuk memimpin hidupnya. Yesus tidak dipersilahkan untuk memutuskan sesuatu bagi dirinya. Mari kita membuka hati kita selebar-lebarnya untuk Yesus. Jalinlah persekutuan denganNya. Biarkan Dia yang menjadi Raja di hati kita.
Biarkan Dia yang mengatur kehidupan kita. Dengarkanlah keputusan yang Dia buat untuk kita jalani. Pasti kita akan dibuatNya puas, jasmani maupun rohani.

Sumber : berbagai sumber

Sabtu, 02 Februari 2013

Milikilah hati Seorang Anak




         




  Seorang anak berkewajiban untuk taat dan patuh kepada bapa nya, begitupun dengan Ishak . Dia adalah anak perjanjian yang diberikan Allah pada masa tua Abraham dan Sara. Luar  biasa , Sara tidak pernah berpikir bisa melahirkan dan menyusui di usia tua nya dan ternyata dia mendapat kasih karunia Allah  (usia Abraham pada waktu Ishak lahir adalah 100 tahun- Kej 21:5), secara logika itu hal yng tidak mungkin, tetapi adakah yang mustahil bagi Tuhan. Setelah berumur 12 tahun Allah meminta Abraham mempersembahkan Ishak di gunung Moria. Hati Abraham sebagai ayah sangat hancur tetapi karena ketaatan-Nya kepada Allah , dia melakukan juga. Yang saya tidak habis mengerti , Ishak mengapa tidak memberontak saat tahu dia ingin dijadikan korban persembahan seperti umumnya manusia yang lain.  Inilah keistimewaan Ishak yang memiliki hati Anak yang percaya kepada Bapanya bahwa Abraham tidak akan mungkin tega mempersembahkannya. Ishak menggambarkan  Yesus  yang mempunyai hati Anak yang taat kepada Bapa untuk rela mati meregang nyawa  bagi setiap manusia yaitu  saudara dan saya. Apakah kita tahu betapa besar kasih Bapa pada kita?
            Yesus datang ke dunia ini adalah membawa Injil kerajaan Sorga seperti yang diperintah Bapa kepada-Nya.  Supaya setiap kita dapat mengalami Kerajaan Sorga maka kita harus mencarinya seperti di katakan  dalam Injil Matius 6 :33,”Carilah dahulu kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu”.
Bagaimana caranya masuk dalam kerajaan Sorga yaitu kita harus menemukan pintu dulu untuk masuk kedalam nya. Yesus mengatakan Akulah pintu, barangsiapa masuk melalui Aku , ia akan selamat dan menemukan padang rumput (Yoh 10:9). Otomatis bila kita mengenal dan percaya bahwa Dia adalah Pintu , maka kita dapat masuk ke dalam kerajaan Sorga dan bertemu dengan raja penguasa di situ yaitu Yesus sendiri. Sebab dibawah kolong langit tidak ada nama lain yang diberikan pada manusia yang oleh-Nya kita diselamatkan (Kis 4:12).  Ketika Pertama kali Yesus menyatakan diri-Nya kepada kita kita selalu sebagai Bapa,  mengapa demikian ? Karena untuk menggenapi Mal 4:6 ayat terakhir dalam Perjanjian lama yaitu hati bapa kembali pada anaknya dan hati anak kembali pada bapanya.
Yaitu jika kita sebagai anak  harus memiliki hati anak yang percaya kepada bapa nya tanpa adanya kecurigaan, biarlah setiap kita juga percaya bahwa Allah itu sungguh baik dan teramat baik  tidak pernah dirancang kan hal yang buruk menimpa kita tetapi rancangan-Nya damai sejahtera  untuk memberikan hari depan yang penuh harapan (Yer 29:11).
Setiap kita pun sebagai anak-anak Allah kadang selalu curiga dan tidak percaya kemampuan Allah yang tidak terbatas sehingga sering jatuh dalam pencobaan . Sering kali kita meragukan kemampuan Allah bahkan kadang kita mau menolong Allah. Mari saudara kita sadar sifat Allah itu Maha Kuasa, Maha Tahu dan Maha Hadir,  yang tidak dimiliki oleh Iblis yang selalu menggocoh pikiran kita. Kita itu biji mata Tuhan , Dia bahkan tahu siapa nama kita , jadi untuk apa lagi kuatir. Serahkan dan bergantung lah sepenuhnya artinya 100% , totally for Jesus maka kita akan lihat pertolongan Tuhan yang dahsyat akan kita alami dalam kehidupan kita .

Selasa, 15 Januari 2013

Orang tidak percaya adanya Allah , menurut Alkitab adalah....



Menurut Alkitab , ada 3 jenis orang yang tidak percaya adanya Allah yaitu :
1. Orang Fasik
     Mazmur 10:4, "Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas:"Allah tidak akan 
     menuntut!tidak ada Allah", itulah seluruh pikirannya.
2. Orang bebal
     Mazmur 14:1, Orang bebal berkata dalam hatinya"tidak ada Allah, busuk dan jijik perbuatan 
     mereka, tidak ada yang berbuat baik.
3. Antikristus
    I Yoh 2:22, Siapakah pendusta itu? bukankah dia yang menyangkal bahwaYesus adalah 
    Kristus?dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

Manusia yang tidak percaya berusaha mencari Allah, tetapi tidak pernah menemukanNya . Lalu mereka membuat patung berhala untuk mereka sembah dan hati mereka puas (Yeremia 10:1-5) tetapi Allah tidak senang karena Allah adalah Allah yang cemburu yang akan memunahkanmu  (Ulangan 6:15).

Banyak orang tidak percaya adanya Allah, karena mereka tidak pernah melihat dengan mata
kepala nya sendiri. , orang-orang inilah yang diketahui menganut paham atheis . Namun kita orang Kristen percaya dengan imaya rcan bahwa Allah itu ada , Maha Kuasa, Maha Tahu, Maha Hadir meskipun tidak terlihat karena Allah itu Roh dan kita harus menyembah Nya dalam roh dan kebenaran (Yoh 4:24) dan firman Tuhan mengaatakan "berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya" (Yoh 20:29 b). Hanya dengan iman kita dapat percaya bukan dengan logika bahwa Allah itu memang ada. Dalam Ibrani 11:6 jelas tertulis "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan pada Allah.... jadi iman itu sangat-sangat penting dimiliki oleh setiap orang yang mengaku percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebab iman adalah ukuran yang dipakai oleh Tuhan Yesus saat Dia datang kelak untuk yang kedua kalinya (Lukas 18:8).

Sudahkah setiap kita mempunyai iman itu? jika belum, mari saya mengundang anda untuk datang pada Yesus sebab Dia Kasih yang sanggup memulihkanmu, Amin

Rabu, 02 Januari 2013

3 Kesalahan Muhammad dalam memahami Yesus



3 Kesalahan  Muhammad  dalam memahami Yesus yaitu :

1.     INJIL DIBERIKAN / DITURUNKAN DARI ALLAH KEPADA YESUS

Kita simak : (QS 19:30 dan  (QS 5:46). Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi). Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa) Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)
Menurut pendapat Muhammad dan sebagian besar dari kita, Yesus diberi sebuah kitab oleh Allah, yang bernama Kitab Injil. Padahal jika diselidiki dengan benar, Injil pada dasarnya adalah kumpulan biografi Yesus yang ditulis oleh para sejarawan Kristen, bukan hasil karya atau tulisan seorang Yesus. Kedudukan Injil hampir sama dengan 3 biografi utama Muhammad, yaitu Sirat Rasulnya Ibn Ishaq, Tabaqatnya Ibn Saad, dan Tarikhnya Tabari.

Injil sendiri terdiri dari 4 kitab, yaitu Kitab Matius, yang ditulis oleh murid Yesus bernama Matius. Kitab Matius ini utamanya ditujukan kepada orang2 Yahudi. Kedua adalah Kitab Markus, sesuai namanya kitab ini ditulis oleh Yohanes Markus, kitab ini utamanya ditujukan kepada orang2 Romawi yang polytheis. Kitab ketiga adalah Lukas, ditulis oleh seorang yang bernama Lukas, yaitu seorang tabib Yunani yang awalnya adalah seorang polytheis, dan kemudian percaya kepada Yesus. Kitab keempat adalah Kitab Yohanes, ditulis oleh  murid Yesus bernama Yohanes bin Zebedeus.

Perbedaan mendasar keempat Injil dengan biografi Muhammad adalah rentang waktu antara penulisan biografi tersebut dengan masa kehidupan tokohnya. Injil ditulis oleh orang yang hidup pada masa Yesus, sebagian dari mereka melihat dan mengenal Yesus secara pribadi. Keempat injil ditulis antara tahun 55 sampai 90 Masehi, kurang lebih 20 sampai 50 tahun setelah kenaikan Yesus. Sedangkan rata2 biografi Muhammad ditulis antara 750 sampai 900 Masehi, yaitu 200 tahun setelah kematian Muhammad.
Hal ini membuktikan bahwa Muhammad salah mengerti mengenai Injil. Muhammad mengira bahwa Yesus diberikan sebuah kitab bernama Injil. Dengan pemahaman seperti ini, Muhammad akhirnya membual bahwa ia juga diberi / diturunkan sebuah kitab oleh Allah, sebuah bualan yang akhirnya terbukti kebohongannya. 

2.     YESUS ADALAH SEPUPU MUSA

Kita simak : (QS 19:27-28). Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina"

Salah satu kesalahan sejarah terbesar Muhammad yang ia tuangkan dalam Quran adalah sangkaan bahwa Yesus adalah sepupu Musa dan Harun. Muhammad mengira bahwa Maryam (Ibu Yesus) adalah saudara dari Musa dan Harun. Padahal Musa hidup sekitar 800 tahun sebelum lahirnya Yesus. Berdasarkan Taurat, Musa mempunyai dua saudara, yaitu Harun dan Miryam (Bilangan 26:59), karena nama Maryam mirip dengan Miryam ( i dan a), Muhammad mengira bahwa kedua orang tersebut adalah sama. Salah satu kesalahan Quran karangan Muhammad terbukti disini.

3.     TRINITAS MENURUT QURAN ADALAH ALLAH, YESUS DAN MARIA

Kita simak : (QS 5:116)  Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?" Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib".
Ayat lain yang menyiratkan ketidaktahuan Muhammad tentang Trinitas ada dalam Surat Al Maaidah berikut ini;
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS 5:73-74)

Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad. Kesalahan demi kesalahan dalam Quran tersebut menjadi bukti tak terbantahkan bahwa Quran bukanlah berasal dari Pencipta Alam Semesta, melainkan hanya hasil pemikiran seorang Muhammad.
Sumber : Forum Murtadin Indonesia

Selasa, 25 Desember 2012

MENGAPA ADA 4 INJIL??

MENGAPA ADA 4 INJIL???



Keempat Injil, sebagaimana diketengahkan secara berurutan di dalam Perjanjian Baru adalah Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.
Pertanyaan yang sering diajukan adalah, mengapa empat?
Tidakkah satu saja memadai? 


Lukas menjelaskan pada awal dari tulisannya bahwa dia menyadari adanya tulisan-tulisan lain tentang kehidupan Yesus. 
Tetapi dia juga mengatakan bahwa masing-masing tulisan ini didasarkan pada laporan yang disampaikan oleh para saksi mata "seperti yang telah disampaikan kepada kita" (Luk. 1:1-3).

Pada sekitar pertengahan abad kedua, jumlah tulisan-tulisan tentang riwayat kehidupan Yesus yang disebarluaskan menjadi lipat kali ganda banyaknya, tetapi hanya empat yang memiliki meterai saksi mata dan otoritas dan memenuhi persyaratan untuk diakui sebagai tulisan Injil yang asli dan dapat dipercaya.
Origen, (sebagaimana dicatat oleh Eusebius, Historia Ecclesiastica, VI, 25, dalam International Standard Bible Encyclopedia, dikutip dari Quick Verse 6.0) mengatakan "Keempat Injil, itu sajalah yang diterima dengan tanpa diperdebatkan oleh gereja Allah di bawah langit.
" Dalam kenyataannya, keempat Injil tersebut merupakan inti dari apa yang oleh Justin Martyr disebut sebagai "Memoirs of the Apostles" (Riwayat hidup yang dicatat oleh para Rasul) yang "dibaca setiap minggu di dalam perkumpulan orang-orang Kristen," dan oleh Irenaeus dianggap sebagai empat "pilar" dari Gereja (Justin Martyr, Irenaeus, ISBE, dikutip dari Quick Verse 6.0).



Keterangan ringkas sehubungan dengan keempat Injil dimaksud adalah sebagai berikut :

MATIUS
Menurut tradisi Gereja mula-mula, Injil pertama yang di daftar dalam Perjanjian Baru ditulis oleh Matius, salah satu dari murid Yesus.
Pada mulanya diperkirakan ditulis dalam bahasa Aram untuk Gereja di Galilea, dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Gerika, agar dapat dipergunakan secara lebih luas oleh umat Kristen di seluruh dunia.
Di dalam Injil Matius banyak dijumpai istilah- istilah Aram yang sangat dikenal dan adat kebiasaan masyarakat Yahudi pada abad pertama.

MARKUS
Tradisi mengklaim dengan kredibilitas yang tinggi, bahwa Injil Markus ditulis oleh "Yohanes yang disebut juga Markus" (Kis. 12:25), masih ada hubungan keluarga dengan Barnabas (Kol. 4:10).
Berdasarkan tradisi awal, dia bertindak sebagai juru tulis atau sekretaris Petrus.
Oleh karena itu, Injil yang ditulisnya tidaklah salah kalau disebut juga sebagai catatan dari pengajaran Petrus tentang Injil.

LUKAS
Sebagaimana kita lihat dari catatan pendahuluan, Injil ini secara spesifik ditujukan kepada seorang yang bernama Teofilus -- "supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar" (Luk. 1:3-4).
Injil ini ditulis dalam bahasa Gerika yang sangat bagus, menunjukkan ciri seseorang yang benar-benar ahli (beberapa mengatakan "bahasa sarjana"), dan penulisnya adalah Lukas, "tabib (atau dokter) yang kekasih" (Kol. 4:14).
Sebagai seorang tabib atau dokter, Lukas barangkali memiliki kesempatan untuk berbicara mengenai hal-hal atau perkara-perkara yang bersifat pribadi dengan ibu Yesus, dan pandangan-pandangan Maria lebih banyak direfleksikan di dalam Injil tulisan Lukas daripada di dalam ketiga narasi yang lain.

YOHANES
Dari keempat Injil, Injil tulisan Yohanes adalah unik, karena mencatat banyak aspek dari kehidupan Yesus yang tidak dijumpai di dalam ketiga narasi yang lain.
Sejak awal penulis dikenal sebagai Rasul Yohanes, dan biasanya dikenal sebagai "murid yang dikasihi Yesus" (Yoh. 13:23; 19:26; 20:2,7,20). Maksud tujuan dari Injil yang ditulis oleh Yohanes adalah "supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup di dalam nama-Nya" (Yoh. 20:30-31).



Selanjutnya, sebagai tambahan informasi:
Di dalam Yehezkiel 1:10, dijumpai deskripsi mengenai "empat makhluk hidup" sekeliling takhta Allah, masing-masing mempunyai empat muka.
Empat muka itu dijelaskan sebagai berikut:
"Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang.
" Para penafsir Alkitab mengatakan bahwa ini juga merupakan suatu gambaran yang indah sehubungan dengan sifat dari empat Injil.

MATIUS
Muka singa - Injil ini menampilkan Yesus sebagai sebagai pewaris takhta Daud - "Singa dari Yehuda" (Why. 5:5).
Ditujukan terutama untuk orang-orang Yahudi dan menekankan Yesus sebagai Raja.

MARKUS
Muka lembu - Injil tulisan Markus ini ditujukan pada orang-orang Roma, dan menampilkan Yesus sebagai hamba dari semua.

LUKAS
Muka manusia - Injil tulisan Lukas ini menampilkan Yesus sebagai manusia yang sempurna, karena ditulis terutama untuk orang-orang Gerika.

YOHANES
Muka rajawali - Injil Yohanes berfokus pada keilahian Kristus, sebagai Anak Allah yang kekal yang datang ke dunia dalam wujud manusia, dan dimaksudkan untuk dibaca oleh orang-orang Kristen.

Masing-masing Injil mempunyai maksud tujuan yang berbeda, yang mempertajam isi dari narasi. Namun demikian, riwayat yang ditulis tetap sama.
Semuanya saling melengkapi dan memperkaya pemahaman kita tentang Yesus, Sang Juruselamat.



oleh : Paulus Trimanto Wibowo, M.Div., MACS, M.Th.
dari : Majalah Rohani Bahana edisi Maret 2002